Archive for July, 2006

Masih ada langit yang harus ditembus

Saturday, July 1st, 2006

26 Juni, pukul 20.39 malam.
Bapak Ahmad Mukhlis, pembina tim olimpiade matematika Indonesia tingkat sma dan mahasiswa berkata, "… dan orang keempat, sekaligus yang terakhir, yang berangkat mewakili Indonesia dalam International Mathematics Competition 2006 di Ukraina adalah… Muhamad Fajrin Rasyid".

Alhamdulillah.. kebahagiaan tiada tara meliputiku saat itu. Suatu anugerah yang teramat luar biasa yang sangat kusyukuri. Mewakili bangsa di ajang tingkat dunia. Hal ini sudah kucita-citakan sejak lama, bertahun-tahun lalu, tepatnya saat masih SMA dulu. Saat itu, Indonesia mengirim 6 orang siswa SMA terbaiknya dalam bidang matematika ke olimpiade matematika internasional di Yunani, dan aku berada pada posisi paling menyakitkan, yaitu posisi ketujuh. Ketika itu pula, Alhamdulillah aku bisa mensyukurinya, tapi dalam hatiku, tetap tersimpan perasaan, bahwa suatu saat nanti, aku harus berhasil. Dan tekad itu alhamdulillah, Insya Allah akan terlaksana beberapa minggu lagi. International Math Competition ke 2006 akan diadakan di Odessa University, Ukraine, tgl 20-27 Juli, dan Indonesia mengirimkan 4 orang, yaitu Nanang Susyanto (UGM), Rangga Ganzar (ITB), Prastudy Mungkas (UI), dan aku.

Namun… segera aku teringat apa yang Pak Mukhlis pernah katakan. Jangan gantungkan cita-cita terlalu rendah. Apabila Anda hanya ingin lolos, mewakili Indonesia, maka Anda bisa saja memperolehnya. Tapi setelah itu, apa yang akan Anda lakukan? Masih banyak orang-orang hebat dari negara lain yang lebih hebat dari Indonesia. Singkatnya, masih ada langit yang harus ditembus. Jika Anda merasa puas hanya karena menembus satu langit, maka Anda akan tergilas. Ya, aku tidak boleh terlalu berbangga diri. Ini ajang tingkat dunia bung! Saat dimana aku tidak lagi hanya membawa nama kampusku apalagi jurusanku, tapi kini aku membawa nama bangsaku (thanks to Peppi ^^). 220 juta orang yang ada di belakangku. Apakah aku bisa hanya sekadar berlaga di sana, dan pulang tanpa membawa apa-apa? Tidak, aku tidak bisa seperti itu.

Karena itu izinkanlah Ya Allah, aku untuk menembus langit ini. Langit yang berisi jago2 matematika handal dari seluruh dunia. Dan kepada semua rekan, keluarga, dan yang membaca postingan ini, selalu kuharapkan doa dari rekan2 semua, agar aku bisa, setidaknya membanggakan kalian. Semoga.