LIfe Is Beautiful

Terjemahan bebas dari artikel "Life is Beautiful" di Eagle’s Wings 2000 di bawah ini, mungkin merupakan salah satu artikel yang membuatku menangis, setelah sekian lama aku tidak menangis (Sampai lupa, kapan ya terakhir aku menangis? Kayaknya sih pas nonton One Litre of Tears ^^ ). Mungkin bisa sedikit menjadi pelajaran bagi kita semua, tentang arti kehidupan yang kita jalani sampai saat ini dan ke depannya pula. Terutama pula, bila kita merasa bahwa hidup kita tidak menyenangkan, dan merasa iri dengan kehidupan orang lain yang terlihat menyenangkan…

“Pernah nggak sih kamu ngerasain kalo hidup itu bener-bener ‘bad’ dan nggak berarti lagi? Dan berharap, coba kalo kita bisa ada di kehidupan yang lain !

Saya akui, saya cukup sering merasa begitu. Saya pikir, hidup ini kayanya cuma nambahin kesulitan-kesulitan saya aja! ‘Kerja menyebalkan’, hidup tak berguna’, dan nggak ada sesuatu yang beres!!

Tapi semua itu berubah… sejak kemarin.

Pandangan saya tentang hidup ini benar-benar telah berubah! Tepatnya terjadi setelah saya bercakap-cakap dengan teman saya. Ia mengatakan kepada saya bahwa walau ia mempunyai 2 pekerjaan dan berpenghasilan sangat minim setiap bulannya, namun ia tetap merasa bahagia dan senantiasa bersukacita.

Saya pun jadi bingung, bagaimana bisa ia bersukacita selalu dengan gajinya yang minim itu untuk menyokong kedua orangtuanya, mertuanya, istrinya, 2 putrinya, ditambah lagi tagihan-tagihan rumah tangga yang numpuk!!! Kemudian ia menjelaskan bahwa itu semua karena suatu kejadian yang ia alami di India. Hal ini dialaminya beberapa tahun yang lalu saat ia sedang berada dalam situasi yang berat.

Setelah banyak kemunduran yang ia alami itu, ia memutuskan untuk menarik nafas sejenak dan mengikuti tur ke India. Ia mengatakan bahwa di India, ia melihat tepat di depan matanya sendiri bagaimana seorang ibu MEMOTONG tangan kanan anaknya sendiri dengan sebuah golok!!

Keputusasaan dalam mata sang ibu, jeritan kesakitan dari seorang anak yang tidak berdosa yang saat itu masih berumur sekitar 4 tahun!!, terus menghantuinya sampai sekarang.

Kamu mungkin sekarang bertanya-tanya, kenapa ibu itu begitu tega melakukan hal itu? Apa anaknya itu so naughty atau tangannya itu terkena suatu penyakit sampai harus dipotong?

Ternyata tidak!!!

Semua itu dilakukan sang ibu hanya agar anaknya dapat.. MENGEMIS…!! Ibu itu sengaja menyebabkan anaknya cacat agar dikasihani orang-orang saat mengemis di jalanan!!

Saya benar-benar tidak dapat menerima hal ini, tetapi ini adalah KENYATAAN!! Hanya saja hal mengerikan seperti ini terjadi di belahan dunia yang lain yang tidak dapat saya lihat sendiri.

Kembali pada pengalaman sahabat saya itu, ia juga mengatakan bahwa setelah itu ketika ia sedang berjalan-jalan sambil memakan sepotong roti, ia tidak sengaja menjatuhkan potongan kecil dari roti yang ia makan itu ke tanah. Kemudian dalam sekejap mata, segerombolan anak kira-kira 6 orang anak sudah mengerubungi potongan kecil dari roti yang sudah kotor itu. Mereka berebutan untuk memakannya!! (suatu reaksi yang alami dari kelaparan).

Terkejut dengan apa yang baru saja ia alami,kemudian sahabatku itu menyuruh guidenya untuk mengantarkannya ke toko roti terdekat.

Ia menemukan 2 toko roti dan kemudian membeli semua roti yang ada di kedua toko itu! Pemilik toko sampai kebingungan, tetapi ia bersedia menjual semua rotinya. Kurang dari $100 dihabiskan untuk memperoleh 400 potong roti (jadi tidak sampai $0,25 / potong) dan ia juga menghabiskan kurang lebih $ 100 lagi untuk membeli barang keperluan sehari-hari.

Kemudian ia pun berangkat kembali ke jalan yang tadi dengan membawa satu truk yang dipenuhi dengan roti dan barang-barang keperluan sehari-hari kepada anak-anak (yang kebanyakan CACAT) dan beberapa orang-orang dewasa disitu! Ia pun mendapatkan imbalan yang sungguh tak ternilai harganya, yaitu kegembiraan dan rasa hormat dari orang-orang yang kurang beruntung ini!!

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasa heran bagaimana seseorang bisa melepaskan kehormatan dirinya hanya untuk sepotong roti yang tidak sampai $ 0,25!!

Ia mulai bertanya-tanya pada dirinya sendiri, betapa beruntungnya ia masih mempunyai tubuh yang sempurna, pekerjaan yang baik, juga keluarga yang hangat. Juga untuk setiap kesempatan dimana ia masih dapat berkomentar mana makanan yang enak, mempunyai kesempatan untuk berpakaian rapi, punya begitu banyak hal di mana orang-orang yang ada di hadapannya ini AMAT KEKURANGAN!!

Sekarang aku pun mulai berpikir seperti itu juga! Sebenarnya, apakah hidup saya ini sedemikian buruknya? TIDAK, sebenarnya tidak buruk sama sekali!! Nah, bagaimana dengan kamu?

Mungkin di waktu lain saat kamu mulai berpikir seperti aku, cobalah ingat kembali tentang seorang anak kecil yang HARUS KEHILANGAN sebelah tangannya hanya untuk mengemis di pinggir jalan..!!

Saudara, banyak hal yang sudah kita alami dalam menjalani kehidupan kita selama ini, sudahkah kita BERSYUKUR??? Apakah kita mengeluh saja dan selalu merasa tidak puas dengan apa yang sudah kita miliki??”

2 Responses to “LIfe Is Beautiful”

  1. Nurshanti Says:

    Bener bangett. Ga selamanya benar bahwa orang yg terlihat bahagia memang benar2 bahagia. Bahagia ato tidak cuma dia sendiri n 4JJ1 yg tahu. Malah terkadang orang yg kita anggap bahagia justru mendambakan kehidupan seperti kita. Definisi bahagia ato tidak bagi diri kita hanya ada di kita msg2. So, kita mesti selalu berfikir positif terhadap kehidupan kita or orang lain. Dan bener bgt klo ngelihat orang lain seneng karena perbuatan kita seakan-akan senyumnya yg tulus tersebut memberikan suatu energi baru bagi hati kita apalagi klo senyumnya itu datang dari anak kecil, rasanya jadi ingin sekali menitikkan air mata krn terharu. Jadi diri sendiri apa adanya aja, dengan segala potensi yang sudah dianugerahi oleh 4JJ1 SWT. Pasti 4JJ1 punya alasan tertentu kenapa kita dianugerahi potensi2 tersebut. 4JJ1 memberikan banyak pilihan buat kita di dunia, mana yg kita pilih adalah tergantung kita sendiri, yah walaupun ada juga faktor eksternal yg berpengaruh. Namun ada lho orang yg merubah arah hidupnya karena beberapa pengalaman yg pernah dialami, dan kebanyakan pengalaman buruk. Ada juga orang yg harus menjauhi sesuatu karena harus tetap mempertahankan prinsip dan harga dirinya. Menurut gw itu manusiawi karena setiap manusia punya pertimbangan masing2 utk memutuskan hidupnya akan seperti apa, yg jelas kita harus bisa meraih yg terbaik dalam hidup kita baik buat diri kita maupun orang lain. Minta aja sama 4JJ1 supaya ditunjukkan mana yg terbaik. Bersyukurlah selalu karena dengan bersyukur berarti menadakan bahwa kita tidak sombong. Tapi, klo selalu merasa tidak puas untuk melakukan kebaikan, menurut gw itu malah bagus. Itu aja ya Jrin comment gw. Jujur gw akuin klo gw bangga punya temen kayak lo. Trus jadi yg terbaik ya Jrin…one day you’ll be know something “big” that not looked “big”, the secret is from your heart and soul. SEMANGATTT!

  2. Fajrin Says:

    wah.. indah sekali tausyiah dari mbak Shanti ini ^^.. Jzk yow.. btw, jadi penasaran, what is that thing?? Hope you’re right ^^

Leave a Reply